Posts

TENTANG BLOG INI

Blog ini merupakan tempat bagi penulis untuk menorehkan catatan-catatan selama penulis mempelajari ilmu statistik menggunakan software STATA versi 15.  Disebabkan penulis juga baru dalam hal penerapan ilmu statistik dengan software STATA, maka blog ini bisa jadi tidak 100% akurat. Pembaca diharapkan bisa bersikap kritis, dan bisa bertanya kepada ahlinya (dosen, guru, atau pengarang buku-buku tentang statistik). Penulisan akan mengalir sesuai dengan eksperimen dengan software Stata. Penulis mencoba membandingkan juga dengan perhitungan manual, apabila memungkinkan. Dalam beberapa artikel kemungkinan tidak akan menggunakan software Stata, tapi perhitungan manual atau menggunakan Excel. Berikut artikel yang sudah dibuat, dan akan bertambah terus. Insya Allah.. (c) Rafdian Rasyid DAFTAR ISI 1. Roadmap Statistik 2.  Rekomendasi Buku Latihan Stata 3. Data dalam Statistik 4. Correlation - Case Motivasi Kerja 5. Regresi Linear - Slope, Intercept   6. Regresi Linear - SS Residual,...

Mengapa Sample Indonesia 1200

Image
Masih ingat gak kita, saat mulai ada pilpres, banyak Lembaga Survey melakukan survey untuk meramal siapa nanti bakal jadi Presiden Indonesia. Dan yang menarik, mereka melakukan survey (bukan sensus ya) itu samplenya hanya 1200 untuk menggambarkan 204 juta lebih pemilih. Mereka bilang tingkat kepercayaan 95% dengan Margin of Error (MoE) 2.9%. Contohnya pada berita detik.com ini . Survei dilakukan dengan total 1.200 responden . Adapun penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95% . "Ini adalah kali pertama Indikator Politik Indonesia menemukan elektabilitas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tembus berada di atas angka 50 persen," terangnya. Tidak hanya di Indonesia, di Amerika pun rata-rata menggunakan sample size 1200 responden. Termasuk di lembaga survey skala Asia, seperti yang digunakan oleh Asian Barometer Survey . Demikian juga survey yang dilakukan di negar...

Variable Mediasi dan Moderasi

Image
Regresi Standar sumber disini . Motivasi kerja = a*Kemimpinan + b*Iklim + c Variable Mediasi Suhu dalam mobil berkorelasi dengan Komsumsi BBM. Namun jika dipikir ulang, korelasi tsb tidak lansung tapi ada variable perantara yaitu Penggunan AC. Karena suhu naik, maka orang menghidupkan AC mobil, dampaknya Konsumsi BBM naik. Logis bukan? Dalam contoh diatas Variable PengguaanAC sebagai Variable Mediasi (Perantara) Variable Moderasi Pendapatan naik menyebabkan konsumsi naik. Namun ada moderator dari relasi tersebut yaitu Gaya Hidup. Orang yang punya Gaya Hidup high akan mengamplifikasi pendapatan dan meningkatkan konsumsi. Apakah logis?

Variabel Mediasi [Studi Kasus 1]

Image
Diberikan data sbb (penjelasan di video ): Sales Income Satisfaction 1 20 5 3 2 25 6 4 3 20 4 2 4 30 6 5 5 22 5 3 6 28 5 5 7 26 6 5 8 22 5 5 9 26 6 5 10 28 7 5 11 22 5 3 12 24 5 4 13 26 6 4 14 28 5 5 15 21 5 2 16 20 6 5 Tentukan apakah Satisfaction memediasi Income terhadap Sales. Di Video digunakan perhitungan menggunakan ...

Cetral Limit Theory

Image
Central Limit Theory menyatakan bahwa, walaupun original variable nya diambil acak dari populasi akan tetapi jika jumlah sample yang diambil sangat banyak, maka distribusi dari mean akan mendekati kurva normal. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca artikel ini . Misalkan kita punya taman. Di taman tsb terdapat 6 jenis bunga. Jumlah populasi bunga sangat banyak. Dan mean dari populasi adalah 3.5 (mean dari 1, 2, 3, 4, 5, 6). Jika kita lakukan 7 kali percobaan pengambilan sample, dengan tiap kali percobaan kita ambil 10 bunga, maka hasilnya sbb: Nah Central Limit Theory (CLT) menyatakan bahwa semakin banyak sample yang diambil tiap percobaan maka: mean_percobaan akan mendekati 3.5 Digambar terlihat:  mean_perc 1 = 3.7 mean_perc 2 = 3.7 mean_perc 3 = 2.5 mean_perc 4 = 4.1 mean_perc 5 = 3.6 mean_perc 6 = 3.9 mean_perc 7 = 3.3 ------------------------ mean of mean_perc = 3.54 CLT juga menyatakan bahwa, semakin sering percobaan dilakukan dan mean_perc dicari kembali mean-nya (mean of mean_per...

Confident Interval 1 Tailed t test

Image
Stata menampilkan Confidence Interval untuk t test. Akan tetapi interval yang ditampilkan adalah untuk 2 tailed test. Bagaimana untuk 1 tailed test? Stata sudah cukup berbaik hati menampilkan probalility untuk 1 tailed t test. Namun untuk confident interval 1 tailed t test nya tidak ditampilkan. Berikut diberikan contoh kasus sbb . Terlihat akan diuji apakah terdapat kenaikan komsumsi kopi > 3 cangkir per hari. Ha: mean > 3 (rata-rata konsumsi kopi meningkat) Dengan hitung manual didapat hasil sbb. Dengan hitung manual p-value terletak antara 0.01 < p-value < 0.025. Karena p-value < 0.05 maka Ho reject, Ha accept. Artinya dapat disimpulkan: rata-rata konsumsi kopi meningkat dari sebelumnya 3 cangkir. Output dengan Stata: Terlihat bahwa Ha: mean > 3, Pr nya 0.0232 lebih kecil dari 0.05 sehingga Ha accept. Terlihat juga 95% Conf. Interval di output Stata. Namun ingat ini adalah output dari 2 tailed test. Bagaimana dengan output 1 tailed test nya? Kita harus buat 95% Lef...

Cara Membaca Null Hypotesis Stata

Image
Tulisan ini merupakan adaptasi dari artikel  https://www.ssc.wisc.edu/sscc/pubs/sfs/sfs-ttest.htm . Didalam artikel tsb diberikan penjelasan cara membaca Ha, pada output Stata.  Latar Belakang Pada saat melakuka test Hipotesis Null (Ho) apakah kita reject atau accept, perlu dibuatkan lawan dari Ho, yaitu Ha nya. Menariknya Stata akan menampilkan Ha, baik yang two tailed, maupun yang one tailed left, maupun right. Sebagai contoh:  Anggap kita ingin menguji bahwa rata-rata nilai educ (education) pada satu polulasi = 14 (Ho: mean = 14). Terlihat disini Stata mengasumsikan: Ho: mean =14 Dan stata menampilkan nilai Mean, Std. Err., dan Std. Dev dari 254 sample. Mean ditampilkan = 13.38583. Ditampilkan pula 95% Conf. Interval. Apakah Ho: mean = 14 bisa di Accept? Kita lihat bahwa 14, berada diluar range 95% Conf. Interval, sehingga: Ho: mean = 14 reject Konsekuensinya lawannya yaitu Ha: mean != 14, Accept. Perhatikan nilai P(|T| > |t|) nya = 0.0037 < 0.05 sehingga ini sig...