Posts

TENTANG BLOG INI

Blog ini merupakan tempat bagi penulis untuk menorehkan catatan-catatan selama penulis mempelajari ilmu statistik menggunakan software STATA versi 15.  Disebabkan penulis juga baru dalam hal penerapan ilmu statistik dengan software STATA, maka blog ini bisa jadi tidak 100% akurat. Pembaca diharapkan bisa bersikap kritis, dan bisa bertanya kepada ahlinya (dosen, guru, atau pengarang buku-buku tentang statistik). Penulisan akan mengalir sesuai dengan eksperimen dengan software Stata. Penulis mencoba membandingkan juga dengan perhitungan manual, apabila memungkinkan. Dalam beberapa artikel kemungkinan tidak akan menggunakan software Stata, tapi perhitungan manual atau menggunakan Excel. Berikut artikel yang sudah dibuat, dan akan bertambah terus. Insya Allah.. (c) Rafdian Rasyid DAFTAR ISI 1. Roadmap Statistik 2.  Rekomendasi Buku Latihan Stata 3. Data dalam Statistik 4. Correlation - Case Motivasi Kerja 5. Regresi Linear - Slope, Intercept   6. Regresi Linear - SS Residual,...

T Test Penerimaan TV di Kota X

Image
Artikel ini adalah elaborasi artikel sebelumnya yang berjudul: T Test Independent Sample Artikel ini juga merupakan rangkaian dari artikel berjudul Mengapa Sample Indonesia 1200 , dimana pada bagian akhir artikel tersebut menyinggung sebuah survey di suatu kota dengan jumlah sample 9, dimana berdasarkan rumus Cochran, jumlah sample tsb terlalu sedikit.  Sekarang kita coba terapkan teori dan rumus dalam artikel T Test Independent Sample sebelumnya terhadap case berikut ini. Tujuannya adalah untuk menguji apakah kemenangan TV M di Kota X tsb dapat dipastikan dengan T Test. Case : Sebuah dilakukan survey di satu kota X, dengan 9 sample membandingkan kualitas penerimaan TV M vs TV S .  Didapat data sbb: Penerimaan TV M vs S di Kota X No M S 1 100 100 2 83.75 59.5 3 100 100 4 100 100 5 69.5 66.25 6 100 100 7 100 100 8 100 100 9 100 100 Karena data tsb data kontinu maka cocok dilakukan t test. Ada dua opsi apakah paired t test, atau independent t test. Karena kualitas penerimaan M d...

Binomial dan Chi Square

Image
Kasus: sebuah dadu dilempar 6 kali. Jika sisi angka yang muncul selalu sisi "6", maka kita curiga itu dadu palsu (diberi mesin yang bisa disetel memunculkan satu sisi angka tertentu). Bagaimana pertanyaan penelitiannya? Pertanyaan penelitian: Dadu itu dadu palsu, bukan dadu normal. H0: itu dadu normal H1: itu dadu palsu Kita bisa pakai probabilitas sederhana. Peluang muncul sisi 6 adalah 1/6. Peluang muncul sisi 6 dalam 6 kali lemparan (1/6)^6 = 0.0000214 (0.002%). Jika di kurva normal standar, 95% (0.95) bagian kirinya 5% adalah area H0 dtolak. 0.002% < 5% -- H1 diterima, artinya dadu itu palsu. Nah sekarang apa dasar teorinya? Jika t test untuk data kontinyu, maka untuk kasus lemparan dadu ini datanya adalah kategorikal/simbol. Dan t test tidak bisa digunakan. Sebagai gantinya kita akan gunakan test Chi Kuadrat. Step 1: Merumuskan Hipotesis (H0 dan H1) Dalam Uji Chi-Kuadrat untuk keselarasan (apakah data sesuai dengan harapan), hipotesis kita selalu berfokus pada keseimb...